Strategi Bisnis Kerajaan Majapahit – Legalisasi
EnglishIndonesian

Strategi Bisnis Kerajaan Majapahit

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Indonesia pada jaman dahulu terkenal dengan berbagai kerajaan-kerajaan. Hal ini dikarenakan kerajaan-kerajaan jaman dahulu kala terkenal dengan strategi dagangnya yang hampir meliputi beberapa bagian dunia. Salah satu kerajaan yang terkenal akan strategi bisnisnya adalah kerajaan Majapahit. Majapahit merupakan kerajaan besar yang mampu menghimpun kerajaan-kerajaan lain di nusantara.dan beberpa kerjaan di Asia Tenggara. Majapahit didirikan Raden Wijaya Kertajasa Jayawardhana pada 1293 dan dibangun dari reruntuhan Kerajaan Singhasari akibat pemberontakan Jayakatwang, raja kerajaan-daerah Kadiri.

Pada abad ke-14 di Pulau Jawa, tumbuh sebuah Kerajaan yang mewarisi peninggalan Kerajaan Singhasari yang bernama Kerajaan Majapahit. Kerajaan yang lahir dari seorang mantan tahanan yang diberikan lahan di sebuah daerah yang bernama desa maja (kini Mojokerto) ini berawal hanya dari sebuah daerah pemukiman yang terletak dipinggir Sungai Brantas. Kerajaan yang ekonominya dulu hanya digerakkan dari hasil panen pertanian bertanah basah dan kering secara pesat berkembang menjadi kerajaan maritim sebagai pusat perdagangan dan ekonomi di nusantara selama berabad-abad. Menurut sumber dari Dinasti Ming dengan judul Yingyai Shenglan bernama Ma Huan melaporkan perkembangan perekonomian dan perdagangan di Pulau Jawa.

Kegiatan transaksi sehari-hari dalam perekonomian di Pulau Jawa seperti membeli atau menjual barang, membayar pajak dan denda termonetisasi secara parsial menggunakan koin emas dan perak pada abad ke-8 dan mulai digunakan secara penuh sebagai alat transaksi seabad kemudian melalui eskavasi artefak berupa Temuan Wonoboyo yang ditemukan di Jawa Tengah memperkuat bukti bahwa Kerajaan Majapahit secara finansial terpenuhi kebutuhan transaksinya melalui kebijakan monetisasi. Hasil eskavasi penemuan artefak ini berupa koin emas yang berbentuk benih, mirip dengan jagung, sedangkan koin perak yang mirip dengan tombol. Sekitar tahun 1300an, pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk, terjadi perubahan secara drastis dengan penggantian penggunaan uang koin emas dan perak menjadi koin impor tembaga China tunai. perubahan alat transaksi ini tidak pernah dijelaskan diberita manapun, terdapat anggapan bahwa seiring dengan makin kompleksnya perkembangan ekonomi di Pulau Jawa dan keinginan untuk memiliki mata uang dengan sistem yang jauh lebih kecil dan cocok untuk digunakan sehari-hari dalam transaksi pasar, maka digantikanlah alat transaksi emas dan perak menjadi tembaga.

Keberhasilan Majapahit berkembang hingga menjadi salah satu kerajaan yang makmur dan sejahtera karena dua faktor utama. Pertama, dataran rendah Pulau Jawa yang terletak di Timur Laut cocok untuk dijadikan lahan pertanian konsumsi seperti padi dan budidaya berbagai tanaman konsumsi dan komoditas yang mampu menjadi pendapatan utama kerajaan, dan terdapat proyek-proyek irigasi yang secara signifikan berpengaruh pada pertumbuhan permintaan tanaman komoditas tersebut. Kedua, pelabuhan-pelabuhan di pantai utara secara aktif dimanfaatkan oleh kerajaan ini untuk memasarkan dan memperdagangkan komoditas hasil tani dan bumi yang dipanen mungkin, serta jaringan transportasi laut yang frekuensinya banyak dan terjangkau disemua daerah nusantara memungkinkan majapahit untuk memperluas wilayah kekuasannya dengan mudah yang diikuti dengan kemudahan akses untuk mendapatkan rempah-rempah dari Kepulauan Maluku yang melewati Jawa menjadi sumber pendapatan penting bagi Majapahit.

Dalam Kakawin Nagarakretagama, Majapahit yang terkenal menarik para pedagang asing dari jauh seperti dari India, Khmer, Siam, dan China untuk berdagang di Majapahit. Sementara di periode selanjutnya, dalam berita China yang berjudul Yingyai Shenglan disebutkan bahwa sebagian besar dari pedagang China dan pedagang-pedagang Muslim dari barat (tepatnya Arab dan India, sebagian besar dari kerajaan Muslim di Sumatra dan Semenanjung malaya) menetap di kota-kota pelabuhan Majapahit, seperti Tuban, Gresik dan Hujung Galuh (Surabaya). Pajak dikenakan terhadap beberapa orang asing, seperti mereka yang membuka usaha dan melakukan kegiatan perdagangan luar negeri. Kerajaan Majapahit memiliki hubungan diplomatik dan perdagangan dengan China dinasti Ming, Annam dan Champa, Kamboja, Siam Ayutthayan, Burma Martaban dan India selatan (Wijayanagara).

Pada saat itu memang kekayaan alam Indonesia sungguh luar biasa. Hasil tersebut didapat dalam hasil bumi yang melimpah ruah dari daerah pedalaman yang subur dan diangkut ke berbagai daerah untuk diperdagangkan. Pada zaman Majapahit perdagangan di sekitar nusantara telah dikuasai oleh para saaudagar jawa. Pada waktu itu mereka telah mengadakan hubungan perdagangan dengan daerah-daerah di luar jawa yaitu dengan banda, Ternate, Ambon, Banjarmasin Malaka dan Filiphina. Hasil bumi Nusantara juga dirasakan manfaatnya oleh orang di luar Indonesia. Pada tahun 1800, Hindia belanda merupakan salah satu negara terbesar yang menerima manfaat finansial dari monopoli perdagangan komoditas nusantara di pasar internasional melalui hasil tani seperti kopi, teh, kina, karet dan minyak sawit, hasil bumi seperti minyak, batubara, timah dan tembaga

Beberapa pelabuhan di Jawa merupakan transit barang-barang hasil bumi khususnya rempah-rempah dari maluku yang akan diperdagangkan kepada saudagar asing di pelabuhan Malaka. Akhirnya sekitar tahun 1500 datang pula orang-orang Eropa ke Nusantara. Pada masa kejayaan Majapahit adalah ketika berhasil menguasai perdagangan dan pelayaran di sekitar perairan Nusantara dan ketika itu pula majapahit berhasil menghimpun kerajaan-kerajaan lain di nusantara dan beberapa kerajaan di Asia tenggara daratan dalam menghadapi perkembangan arus global perdagangan dan politik International di kawasan Asia tenggara.

Dari kerajaan Majapahit dapat kita ambil pelajaran bahwa penguasaan atas sumber daya alam merupakan salah satu kunci utama didalam upaya mengembangkan bisnis. Kemudian menjaga hubungan baik antar sesama stakeholder juga harus terus dibina hal ini dibuktikan oleh Kerajaan Majapahit yang mendapat kestimewaan didalam menjalin hubungan bisnis baik dalam negeri dan diluar negeri.

Jika sobat legal ingin melakukan pendirian PT yang aman, cepat dan  mudah maka segera hubungi kami di 0818 0811 7271.

legalisasi.com jasa pendirian pt dengan syarat pembuatan pt yang mudah “One Stop Bussiness Solution”.

 

 

Subscribe To Our Newsletter

Get updates and learn from the best

More To Explore

6 Bisnis Sukses Yang di lakoni Baim Wong

Artis yang satu ini tidak pernah luput dari pemberitaan media. Artis yang bernama asli Muhammad Ibrahim atau biasa dikenal Baim wong selalu menjadi topik yang

Sejarah Inspiratif Bursa Efek Indonesia

Sobat legal sejarah munculnya Bursa Efek Indonesia mempunyai catatan yang cukup panjang di Indonesia. Berdasarkan fakta sejarah  bahwa pasar modal telah hadir sebelum kemerdekaan Indonesia

Do You Want To Boost Your Business?

drop us a line and keep in touch